Karma
Seorang gadis pernah berkata "Selama belum terikat, sikat saja" Oh begitu, pikirmu Dengar dan renungkan ini, hai Gadis Tak tahukah dirimu akan sebuah buah Buah yang tak memiliki pohon, tapi terus tumbuh Sebagaimana semesta ini berawal dan berakhir Begitu pula buah ini Ia akan tumbuh sebagaimana suatu insan Selama insan itu hidup, maka buah itu kan tumbuh Entah kapan buah itu kan dipetik Tapi petikannya itu mutlak tak terhindarkan Ya.. Buah karma namanya Hai, Gadis Ketahuilah Bahwasanya ketika kau memikirkan hal itu Suatu saat nanti, hal itu kan berbalik padamu Kuasailah hatimu, jinakkanlah nafsumu Harga dirimu yang suci itu pun memberontak, bukan? Mengetahui bahwasanya belenggu dosa itu mencoba muncumbuimu Nafsu kepemilikan tiada henti Berangsur-angsur kau sadar Namun semua sudah terlambat Kau sudah menyikatnya, Nona Dan kini sang buah siap dipetik Menjawab segala tindak-tanduk Yang kau coba sembunyikan itu